Kegiatan Field Trip SDIT Fatahillah ke Keraton Kasepuhan Cirebon

10 Desember 2025

Dalam rangka memperkaya wawasan budaya dan sejarah Nusantara, SDIT Fatahillah melaksanakan kegiatan Field Trip ke Keraton Kasepuhan Cirebon. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh siswa kelas 1 - 6, didampingi oleh para guru serta tim pendamping sekolah.

Mengenal Warisan Budaya Nusantara

Keraton Kasepuhan merupakan salah satu keraton tertua di Cirebon yang menyimpan berbagai peninggalan sejarah Kesultanan Cirebon. Melalui kunjungan ini, siswa dapat melihat langsung bangunan bersejarah, kereta kencana Singa Barong, serta berbagai artefak yang menjadi bukti perkembangan budaya dan peradaban Islam di Jawa Barat.

Para pemandu keraton memberikan penjelasan menarik mengenai:

  • Sejarah berdirinya Kesultanan Cirebon

  • Arsitektur keraton yang memadukan budaya Jawa, Sunda, Arab, dan Tiongkok

  • Peran penting keraton dalam penyebaran Islam

  • Koleksi benda-benda bersejarah di Museum Keraton

Penjelasan disampaikan dengan bahasa yang mudah dipahami, sehingga siswa terlihat antusias dan aktif bertanya.


Belajar Menjadi Pengamat Sejarah

Selain berkeliling area keraton, siswa diberikan tugas sederhana untuk mencatat benda bersejarah yang mereka temukan, lalu menceritakan kembali maknanya. Kegiatan ini melatih kemampuan siswa dalam mengamati, memahami, dan menyampaikan informasi. Banyak siswa yang menunjukkan kreativitas dan rasa ingin tahu tinggi selama kegiatan berlangsung.


Kegiatan Edukatif dan Menyenangkan

Field trip tidak hanya berisi pembelajaran sejarah, tetapi juga ditutup dengan sesi permainan edukatif di area terbuka keraton. Siswa terlihat sangat senang dapat belajar sambil berpetualang bersama teman-teman dan guru-guru mereka.


Harapan dari Kegiatan

Melalui kunjungan ini, diharapkan siswa SDIT Fatahillah dapat:

  • Meningkatkan rasa cinta terhadap budaya dan sejarah bangsa

  • Memahami pentingnya menjaga warisan leluhur

  • Memperoleh pengalaman belajar yang bermakna dan menyenangkan

Kegiatan field trip seperti ini akan terus menjadi agenda rutin sekolah sebagai bagian dari pembelajaran kontekstual yang memperkuat kompetensi siswa secara akademik maupun karakter.