Kegiatan Camping: Mengasah Kemandirian dan Kekompakan Siswa
17 Desember 2025Melampaui Zona Nyaman, Membangun Karakter
Kegiatan camping bukan sekadar berkemah di alam terbuka, melainkan sebuah proses pembelajaran hidup yang komprehensif. Selama tiga hari dua malam, siswa belajar mandiri, bekerja sama, dan beradaptasi dengan lingkungan alam.
"Camping adalah laboratorium kehidupan nyata bagi siswa. Di sini mereka belajar memecahkan masalah, berkomunikasi, dan mengelola diri tanpa bergantung sepenuhnya pada fasilitas modern," jelas Bapak Riyanto, Ketua Pelaksana Kegiatan Camping.
Serangkaian Kegiatan yang Mendidik dan Menyenangkan
1. Pendirian Tenda dan Pengaturan Perkemahan
Siswa dibagi menjadi 25 kelompok, masing-masing beranggotakan 10 orang. Mereka belajar mendirikan tenda, mengatur area perkemahan, dan memahami prinsip-prinsip berkemah yang aman dan nyaman.
2. Navigasi Darat dan Survival Skills
Dengan dipandu instruktur berpengalaman, siswa mempelajari teknik navigasi menggunakan kompas dan peta, membuat shelter darurat, serta mencari sumber air bersih.
3. Api Unggun dan Pentas Seni
Malam kedua diisi dengan kegiatan api unggun yang dimeriahkan dengan pentas seni dari setiap kelompok. Kegiatan ini mengasah kreativitas dan keberanian siswa tampil di depan umum.
4. Jelajah Alam dan Pengenalan Ekosistem
Siswa melakukan penjelajahan alam sambil mempelajari keanekaragaman hayati di sekitar area perkemahan, menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pelestarian lingkungan.
Nilai-Nilai yang Diperoleh
Kemandirian: Siswa belajar mengurus diri sendiri tanpa bantuan orang tua
Kerja Sama: Menyelesaikan tugas-tugas kelompok membutuhkan koordinasi dan komunikasi yang efektif
Tanggung Jawab: Setiap siswa memiliki peran dan tanggung jawab dalam kelompoknya
Kepemimpinan: Terbentuknya natural leader dalam setiap kelompok
Cinta Lingkungan: Pengalaman langsung di alam menumbuhkan kesadaran lingkungan